QUOTE WORD

http:// www.rujakuleg.blogspot.com / Tahukah kamu... Reload (?)

Jumat, Desember 12, 2008

Dangerous Lipstic

Ternyata merek-merek lipstik terkenal justruadalah merek-merek yang memproduksi lipstik berbahaya yang bisa menyebabkan penyakit kanker yang selama ini tidak diketahui penyebabnya.Lipstik-lipstik ini kebanyakan mengandung 'lead' suatu bahan logam yang berguna untuk menjaga agar lipstik di bibir tahan pengoksidaan udara (oxidation) atau tahan air (waterproof)Seperti yang kita ketahui di dunia kedokteran, 'Lead' adalah bahan logam yang menyebabkan penyakit maut : kanker!!!Baru-baru ini produk lipstik bermerek 'Red Earth' menurunkan harga jual mereka dari HK$67 ke HK$9.9...... .....Lipstik itu ketahuan konsumen disana bahwa didalamnya mengandung 'Lead'.Merek-merek berikut yang masih menggunakan 'Lead' sebagai bahan primadona-nya (tentu saja tidak akan disebutkan bahwa lipstik berikut ini mengandung 'Lead' di label masing-masing, duh!! Kalau pencuri ngaku, penjara penuh!!)1. Christian Dior2. LANCOME3. CLINIQUE4. Y.S.L5. ESTEE LAUDER6. SHISEIDO7. RED EARTH (Lip Gloss)8. CHANEL(Lip Conditioner)9. Market America-Motives lipstick10. Maybelline.

Semakin tinggi kandugan 'Lead', semakin besar pula resiko terkenapenyakit kanker jenis apa saja. Setelah dilakukan pengetesan, ternyata lipstik Y.S.L. mengandung 'Lead' yang paling tinggi.Lipstik ini ternyata diketahui memiliki daya tahan paling lama di bibir. Lipstik bertahan lama di bibir karena pengaruh bahan logam 'Lead'.. Bukan saja berbahaya bagi bibir, namun juga makanan yang kita makan, udara yang kita hirup, dan air ludah yang kita telan, paling tidak telah melewati zat ataupun gas ammonia yang dikeluarkan oleh 'Lead' tersebut.Nah ! berikut ini bisa dilakukan tes sederhana untuk mengetahui lipstik anda mengandung lead atau tidak, kalau dari test kecil ini saja sudah kelihatan, berarti lipstik anda benar2 sudah parah banget!!!1. Goreskan lipstik beberapa kali ke tangan.2. Gunakan cincin EMAS minimal 18 karat lalu sapukan ke goresan lipstik tersebut.3. Kalau warna lipstik berganti menjadi kehitam-hitaman atau kusam, maka ketahuan bahwa lipstik anda mengandung bahan logam 'Lead' yang sudah overdosis.

sumber : milis eramuslim

Rabu, November 19, 2008

Kedelai, Cegah Kanker Payudara Sejak Puber

BUKTI ilmiah bahwa kedelai bermanfaat bagi pencegahan penyakit kanker tampaknya terus berkembang. Kacang yang kaya akan kandungan protein ini diyakini memilik potensi besar melawan pertumbuhan kanker payudara, terutama jika dikonsumsinya sejak masa pubertas.

Para peneliti dari Georgetown Medical Center dalam laporan riset yang dimuat British Journal of Cancer menekankan bahwa para wanita ABG sebaiknya rajin mengonsumsi makanan terbuat dari kedelai jika ingin terhindar dari risiko kanker payudara. Dalam kedelai, menurut peneliti terkandung sejenis zat kimia penting bernama genistein yang diklaim efektif melawan kanker.

Walau begitu, tantangan besar masih dihadapi para peneliti dalam pemanfaatan zat genistein dalam kedelai ini. Mereka harus memastikan bagaimana kedelai ini dapat digunakan dengan tepat untuk menyediakan perlindungan bagi para wanita remaja dari penyakit yang ganas ini.

¨Penentuan waktu tampaknya penting dalam penggunaan makanan bioaktif ini dan jika kita bisa mengungkapkan mengapa zat ini dapat melindungi, maka kita bisa menyediakan pencegahan kanker payudaa dalam cakupan yang lebih luas,´ ungkap peneliti Leena Hilaviki-Clarke PhD, profesor onkologi dari Lombardi Comprehensive Cancer Center di Georgetown.

Walaupun ada berbagai teori sementara yang menjelaskan hubungan kedelai dengan pencegahan kenker. ¨Namun saat ini belum ada penjelasan yang meyakinkan tentang mengapa efek penurunan risiko kanker ini lebih kuat selama masa kanak-kanak dan awal pubertas,¨ tambahnya.

Sejauh ini, baru ada tiga riset yang meneliti manfaat kedelai pada masa pubertas serta pengaruhnya pada perkembangan kanker payudara tahap lanjut. Dua di antara penelitian ini difokuskan pada wanita Asia yang mengonsumsi kedelai dalam menu kesehariannya.

Riset-riset ini mengindikasikan bahwa kedelai menawarkan efek perlindungan yang sangat kuat - yakni sekitar 50 persen penurunan risiko kanker payudara - ketika dikonsumsi selama masa kanak-kanak dan awal remaja.

Menurut Hilakivi-clarke, bukti terkuat justru terungkap lewat berbagai riset pada tikus. Dari riset binatang ini, data mengenai paparan genistein pada masa pra pubertas sangat konsisten dalam menunjukkan penurunan risko kanker. Paparan genistein dalam perkembangan janin atau pun pada masa dewasa justru tidak menunjukkan dampak proteksi yang sama.

Pengujian lebih jauh pada tikus menunjukkan bahwa penggunaan genistein pada masa pubertas dapat menekan kadar TEB (terminal end buds) atau struktur yang menyebabkan pertumbuhan jaringan epitel mamari, dimana sel-selnya melapisi saluran susu, dan di dalam sel-sel epitelial inilah kanker payudara berkembang.

sumber : www.kompas.com/Kamis, 10 April 2008

Selasa, November 18, 2008

Hati-hati memprogram otak anak anda


Kebanyakan Orang Tua secara tidak sadar memasukan program yang salah
pada otak si Anak sehingga kasihan sekali banyak anak-anak yang masa
depannya rusak karena program otak dari orang tuanya.

Perlu kita ketahui setiap program yang masuk ke dalam otak si Anak
mempengaruhi 3 dimensi kehidupan yaitu kehidupan Roh, kehidupan
Physiology mental si anak dan kehidupan tubuh (kesehatan) si anak.

Dibawah ini daftar program otak salah yang sering diprogramkan orang tua pada anak2nya:

1. "Cari Uang itu susah!" Seringkali secara tidak sadar orang tua seringkali mengatakan hal ini kepada anaknya
ini yang akan memprogram ke otak anaknya jika diucapkan
berulang2 maka si anak tersebut menyimpan kata-kata tersebut
dialam bawah sadarnya.

Akibatnya: Secara Psikology dan mental si Anak akan mengatakan
didalam kejiwaan mereka mencari uang itu susah, efek jeleknya hal
ini menghambat kreatifitas si anak dalam mencapai keberhasilan
dalam mencari uang dengan cara mudah, kenapa ? karena yang ada
dikamus otak bawah sadar si anak mencari uang itu susah.

Saran kata-kata yang baik: "Membantu orang itu hal yang
menyenangkan, Dengan mencari uang kita dapat gunakan untuk
membantu orang lain, jadi mencari uang itu hal yang
menyenangkan asal kita lakukan dengan cara yang jujur."

3."Usaha sendiri itu susah mending kerja sama orang!" Hal ini
sama jeleknya

Akibatnya: Anak tersebut akan terprogram untuk menjadi
karyawan. Jika dia mencoba berusaha sendiri maka bila dia
menemukan tantangan dia akan membenarkan perkataan orang
tuanya dan kemudian menyerah lalu bekerja dengan orang.

Saran kata-kata yang baik: "Berusaha sendiri itu hal yang baik,
apalagi dapat memperkerjakan orang lain itu, tetapi ingat kita
memiliki tanggung jawab yang lebih besar karena kita juga harus
memikirkan orang yang berkerja dibawah kita, tetapi ingat Tuhan
akan itu Adil setiap orang yang memiliki tanggung jawab lebih besar
dia juga akan memberikan berkat yang lebih bagi orang tersebut."

2. "Jangan Main Hujan, Nanti Kamu Sakit!" Secara normal manusia
diciptakan Tuhan tahan terhadap yang namanya hujan, jika kalau
tidak mana mungkinlah Tuhan ciptakan hujan. Tetapi seringkali
orang tua mengatakan tersebut, sehingga masuk kedalam pikiran
bawah sadar si anak. Setiapkali dia kehujanan maka tubuhnya sakit,
kenapa demikian? Pikiran Mental seseorang itu mampu
memerintahkan tubuh manusia, sama halnya mengapa ada
seseorang yang ketika makan pedas dia sakit perut tetapi orang
sebelahnya makan pedas yang sama baik-baik saja, seringkali
orang bilang daya tahan pedas orang itu berbeda, ya benar
daya tahan, tetapi Anda harus tahu yang menciptakan daya tahan
tidak lain adalah pikiran kita sendiri. Demikian pikiran manusia
itu mampu mempengaruhi tubuh dan kesehatan seseorang.

Saran kata-kata yang baik: "Bermain hujan itu memang
menyenangkan tetapi banyak hal lain yang lebih menyenangkan
yang dapat kamu lakukan didalam rumah anakku."

3. "Nanti klo gede cari suami yang kaya, supaya masa depan
terjamin!"
Dashyat banget nich program otak yang satu ini, si anak dijamin
ketika dewasa akan menjadi orang yang materialistik, dan
memiliki kecenderungan menilai orang lain dari kekayaannya
bukan dari hal-hal postitif lainnya.

Saran kata-kata yang baik: "Kalau besar nanti kamu cari pasangan
jangan lihat dari luarnya, tetapi lihatlah dari mulia hatinya, dan
carilah orang yang takut akan Tuhan (taat beragama)"

Jadi Friends buat yang sudah sadar program otak itu menentukan
masadepan anak-anak kita, Marilah kita perbaiki lah mulai saat ini
perkataan program otak buat anak kita. Demi masa depan anak-
anak kita dan demi masa depan bangsa kita dengan terciptanya
manusia-manusia berprestasi, bermartabat dan berhati mulia.

Salam Epos,

Thomas Joseph --
RAHMADSYAH/www.rahmadsyah.co.cc

Kamis, November 06, 2008

STANDAR PORNOGRAFI DI BERBAGAI NEGARA

Pornografi di sejumlah negara lain

* Amerika Serikat: Bahan-bahan porno berat legal pada tingkat Federal kecuali bila memenuhi uji Miller tentang ketidakpantasan, yang sangat jarang. Pornografi anak yang menyajikan gambaran tentang anak-anak yang benar-benar terlibat dalam tindakan-tindakan seks atau yang berpose dalam penampilan yang porno adalah kejahatan. Tuntutan terhadap pornografi maupun toleransinya sangat berbeda-beda dari satu negara bagian ke negara bagian lainnya dan dari kota ke kota. Materi-materi/tindakan-tindakan tertentu dikeluarkan sendiri dari bahan porno biasa. Bahan-bahan porno tidak boleh diberikan kepada orang yang berusia kurang dari 18 tahun atau di beberapa daerah, 21 tahun. Beberapa upaya untuk membatasi pornografi di internet telah dibatalkan oleh pengadilan; lihat: Pornografi internet.

* Australia: Peraturan diperketat di bawah pemerintahan John Howard, namun pornografi masih cukup mudah diperoleh. Lihat Sensor di Australia. Bahan-bahan porno dapat dibeli dan disewa di Northern Territory dan ACT, dan tidak boleh mengandung kekerasan, menyalahgunakan anak atau menampilkan gambaran yang merendahkan martabat. Berbagai negara bagian mempunyai undang-undang tentang pornografi, tetapi dengan catatan bahwa ada banyak toko dewasa di masing-masing negara bagian dan wilayah yang boleh menjual atau menyewakan bahan-bahan yang bersifat porno. Secara teknis menjual bahan-bahan porno illegal di Queensland, tetapi memilikinya tidak dianggap ilegal.

* Austria: Bahan-bahan yang "membahayakan remaja " atau bahan-bahan yang merendahkan martabat manusia tidak boleh dipamerkan atau dijual kepada orang-orang yang berusia kurang dari 18 tahun. Telanjang tidak dianggap termasuk bahan seperti ini.

* Belanda: Undang-undang yang sangat liberal. Dijual secara terbuka di tempat-tempat penjualan koran dan majalah. Bestiality dinyatakan ilegal setelah dikeluarkannya undang-undang kesejahteraan binatang yang baru.

* Brasil: Pornografi anak adalah kejahatan. Pornografi biasa (tidak termasuk hubungan seksual dengan binatang) legal. Para aktor laki-laki di film-film lokal harus mengenakan kondom dalam adegan-adegan penetrasi. Semua pemain harus berusia minimum 18 tahun. Bila dijual di tempat-tempat umum, majalah dan sampul DVD yang menampilkan alat kelamin harus disembunyikan dari pemandangan umum. Bahan pornografi manapun hanya boleh dijual kepada orang yang berusia minimal 18 tahun.

* Britania Raya: Bahan-bahan porno berat dilarang hingga 1999, ketika kesulitan-kesulitan halangan perdagangan sehubungan dengan keanggotaan Komunitas Eropa menjamin arus yang relatif bebas dari barang-barang seperti itu untuk kebutuhan pribadi saja. Video R18 hanya tersedia dalam toko-toko seks yang mempunyai izin khusus, tetapi majalah-majalah porno berat tersedia di penjual-penjual suratkabar dan majalah di beberapa tempat. Pornografi dalam bentuk tulisan saja tidak pernah dituntut sejak pengadilan Inside Linda Lovelace pada 1976. Departemen Dalam Negeri berencana untuk memperkenalkan undang-undang yang melarang pornografi dengan kekerasan.

* Bulgaria: Bahan porno berat "tidak dianjurkan" untuk diedarkan kepada orang-orang yang berusia di bawah 18 tahun. Bahan porno ringan jarang disensor, bahkan oleh stasiun-stasiun TV pemerintah. Majalah-majalah dan koran-koran porno semakin banyak beredar sejak jatuhnya komunisme pada awal 1990-an. Karena ekonomi yang tidak stabil, pada akhir 1990-an hanya segelintir penerbit yang bertahan.

* Denmark: Larangan terhadap literatur porno dicabut pada 1966. Pada 1969 Denmark menjadi negara pertama di dunia yang melegalisasikan porno berat.

* Jerman: Pornografi anak dilarang. Meskipun hukum mendefinisikan anak sebagai orang yang berusia di bawah 14 tahun, bahan porno tidak boleh melibatkan orang yang berusia di bawah umur 18 tahun. Pornografi berat (yang terkait dengan kekerasan dan binatang) tidak boleh dibuat atau didistribusikan; pemilikannya diizinkan. Porno berat dibatasi kepada pembeli berusia 18 tahun atau lebih. Bila sebuah toko bisa dimasuki anak kecil, bahannya tidak boleh dipampangkan dan hanya boleh dijual dengan diam-diam dan dengan permintaan khusus. Izin orangtua khusus dibutuhkan untuk memperlhiatkan materi porno berat kepada anak-anak mereka dengan tujuan pendidikan. Hukum mendefinisikan pornografi sebagai porno berat, jadi segala sesuatu yang lainnya tidak dibatasi.

* Hong Kong: Ilegal bila dijual atau diperlihatkan to anak-anak under 18 of umur, atau bila dipamerkan kepada umum (kecuali dalam tempat terbatas dan hanya terlihat di dalam "sebuah galeri seni atau museum yang bonafide"), atau bila diterbitkan tanpa sepenuhnya dibungkus tanpa peringatan yang “dengan mudah kelihatan” yang menyatakan bahwa bahan yang terkandung mungkin bisa membuat orang tersinggung dan tidak boleh diberikan kepada mereka yang di bawah umur.

* Hongaria: Ilegal bila dijual atau diperlihatkan to anak-anak under 18 of umur. Mempertontonkan alat kelamin pada sampul majalah dilarang kecuali bila dikaburkan.

* Irlandia: Ilegal hingga pertengahan tahun 1990-an.

* India: Pornografi ilegal dan mendapatkan sanksi hukuman. Namun, penegakan hukum sangat lemah dan bahan-bahan porno mudah tersedia.

* Israel: Ilegal untuk orang-orang berusia di bawah 18 tahun, meskipun hukum jarang diberlakukan. Pornografi dalam segala bentuknya dapat ditemukan di tempat-tempat penyewaan video (termasuk mesin penjual video). Ada toko-toko Israel yang khusus menjual pornografi, serta sejumlah perusahaan yang memproduksi porno Israel. Karena pornografi anak hampir-hampir tidak mendapatkan perhatian masyarakat ataupun pemerintah masalah ini dapat dikatakan sebagai bentuk porno satu-satunya yang ilegal. Satuan polisi Israel untuk kejahatan komputer mengambil langkah-langkah ekstrem terhadap hal itu, termasuk penggunaan pengawasan internet dan pembobolan sistem.

* Jepang: Seperti di Eropa, foto telanjang biasa ditampilkan dalam media umum. Pada tahun 1970-an dan 1980-an, dilarang keras memperlihatkan rambut kemaluan ataupun alat kelamin orang dewasa. Gambar-gambar rambut kemaluan pada majalah-majalah impor biasanya akan dirobek, dan bahkan video-video yang paling eksplisit pun tidak akan memperlihatkannya. Sejak sekitar 1991, para penerbit buku foto mulai menantang larangan ini sehingga rambut kemaluan kini cukup diterima umum. Gambar-gambar dari jarak dekat (close-up) terhadap alat kelamin tetap dilarang. Pada 1999, pemerintah memberlakukan undang-undang yang melarang foto-foto dan video anak-anak yang telanjang, yang sebelumnya cukup biasa ditampilkan di media umum. Manga dan anime pada umumnya tetap tidak diatur, meskipun penerbit-penerbit besar cenderung melakukan sensor diri untuk menghindari lobi kelompok-kelompok orangtua.

* Kanada: Undang-undang berbeda-beda dari provinsi ke provinsi, namun penjualan kepada orang berusia di bawah 18 tahun (batas usia berbeda-beda menurut provinsi) umumya dilarang. Kebanyakan bahan dijual di toko-toko dewasa, meskipun tidak ada undang-undang spesifik yang mengatur distribusinya. Bea cukai Kanada diberikan wewenang untuk menghentikan pemasukan bahan-bahan yang dilarang menurut undang-undang ketidakpantasan; banyak toko buku homoseksual dan lesbian menuntut bahwa peraturan ini diberlakukan secara diskriminatif terhadap barang-barang porno untuk seks sejenis. Beberapa stasiun TV juga telah menyiarkan film-film porno ringan setelah lewat tengah malam. Pornografi anak ilegal, meskipun sebuah keputusan Mahkamah Agung Kanada yang kontroversial baru-baru ini tentang hak privasi sangat mempengaruhi usaha pemerintah untuk melacak dan menyitanya. Lihat pula Sensor di Kanada.

* Kolombia: Pornografi anak dilarang di bawah konstitusi baru. Pemasarannya diatur dengan ketat. Kebanyakan bahan dijual di pasar gelap. Bogota mempunyai sekurang-kurangnya 300 tempat di mana pornografi (porno berat) dapat diperoleh secara legal.

* Malaysia: Ilegal, namun penegakan hukum sangat lemah.

* Meksiko: Ilegal bila dijual atau diperlihatkan kepada anak-anak di bawah usia 18, namun penegakan hukum lemah.

* Norwegia: Bahan-bahan porno berat sudah lama secara de jure ilegal, tetapi pada praktiknya legal, artinya, ilegal untuk membuat, mendistribusikan dan menjual, tetapi legal untuk memilikinya. Orang dapat membelinya misalnya di luar negeri, lewat internet, atau melalui TV satelit. Ada juga sejumlah toko porno yang ilegal, khususnya kota-kota yang lebih besar. Untuk memenuhi tuntutan-tuntutan hukum, para editor majalah-majalah, saluran TV domestik dan TV kabel erotik mengaburkan organ-organ seksual yang melakukan aktivitas biasanya dengan menggunakan segi empat hitam, dll. Tetapi, setelah Mahkamah Agung pada 7 Desember 2005 secara bulat membebaskan seorang bekas editor majalah karena menerbitkan porno berat yang tidak ditutupi pada 2002, dipahami bahwa porno berat tercetak tidak lagi ilegal, dan diharapkan bahwa majalah-majalah porno akan dapat dijual secara terbuka di toko-toko umum. Belum jelas apakah keputusan Mahkamah Agung akan mempengaruhi film atau TV. (Namun perlu dicatat bahwa menggambarkan kegiatan-kegiatan seksual yang melibatkan anak-anak, binatang, nekrofilia, pemerkosaan, atau dengan menggunakan kekerasan tetap ilegal.)

* Prancis: Pornografi yang sangat penuh kekerasan atau sangat grafis (sangat jelas) diberi peringkat X, dan hanya boleh diperlihatkan di bioskop-bioskop tertentu. Bahan-bahan ini tidak boleh dipampangkan kepada anak-anak. Pornografi dikenai pajak khusus (33% untuk film-film peringkat X, 50% untuk pelayanan porno online). Sistem peringkatnya kontroversial; misalnya, pada 2000, film Baise-moi yang secara seksual eksplisit dan penuh kekerasan mula-mula diberi peringkat hanya "terbatas" oleh pemerintah Prancis, tetapi klasifikasi ini dibatalkan oleh keputusan Conseil d'État (Dewan Negara) berdasarkan tuntutan yang diajukan oleh perhimpunan-perhimpunan yang mendukung agama Kristen dan nilai-nilai keluarga.

* RRC: Baru-baru ini melegalkannya, majalah-majalah dewasa dijual kepada umum, meskipun isi aturannya secara spesifik tidak diketahui.

* Rusia: Produksi dan distribusi secara eksplisit dilarang, tetapi Duma negara bagian telah berkali-kali gagal untuk mengesahkan undang-undang yang mengatur bahan-bahan porno, sehingga status dari kebanyakan materi tidak jelas. De jure semua pornografi diizinkan (termasuk porno anak-anak), tetapi de facto ada sejumlah batasan tentang di mana bahan-bahan itu dapat dijual. Hubungan seksual dengan binatang dan pornografi anak-anak de facto dilarang. Majalah-majalah erotik dijual secara terbuka, biasanya tidak menampilkan puting susu dan daerah rambut kemaluan di sampulnya. Kebanyakan materi difilmkan di Saint-Petersburg; di sana hukum mendefinisikan pornografi sebagai materi-materi termasuk pemerkosaan, bestiality, nekrofilia atau pornografi anak, sehingga semua bahan lainnya tergolong erotika legal.

* Singapura: Ilegal, termasuk penerbitan ringan seperti Playboy.

* Slovenia: Ilegal bila dijual atau diperlihatkan kepada anak-anak yang berumur kurang dari 18 tahun. Mempertontonkan alat kelamin pada sampul majalah dilarang kecuali bila dikaburkan.

* Swedia: Bahan yang melibatkan binatang de-facto legal tetapi dikenai undang-undang kesejahteraan binatang. Boleh ditonton oleh mereka yang berusia minimal 18 tahun, tidak ada batas untuk majalah. Orang berusia di bawah 18 tahun dilarang berperan dalam film-film buatan Swedia.

* Swiss: Legal, dikenai sejumlah perkecualian: penjualan atau memperlihatkan kepada orang-orang berusia di bawah 16 tahun atau kepada penonton yang tidak menyetujuinya dapat dikenai hukuman denda atau penjara hingga tiga tahun. Hukuman yang sama dapat dikenakan untuk pemilikan, penjualan, impor, dll. terhadap materi pornografi anak, bestiality, pengeluaran hajat atau tindakan-tindakan kekerasan. Ada perkecualian untuk pornografi apabila mengandung nilai-nilai budaya atau ilmiah. Lihat Ayat 197 Undang-undang Pidana.

* Taiwan: Ilegal bila dijual atau diperlihatkan kepada anak-anak di bawah usia 18 tahun. Memampangkan alat kelamin pada sampul majalah dilarang kecuali bila dikaburkan.

* Turki: menjual kepada anak-anak di bawah 18 tahun ilegal.

* Vietnam: Ilegal. Penegakan hukum ketat. Menurut undang-undang, pornografi merusakkan nilai-nilai standar Vietnam.

* Yunani: Majalah-majalah ringan, kalender, dan kartu permainan dijual secara terbuka di kios-kios tepi jalan dan di toko-toko wisata. Pornografi yang ekstrem atau sangat jelas umumnya dibatasi hanya dijual di toko-toko dewasa. Kini kebanyakan kios di Athena memampangkan majalah-majalah dan DVD porno berat.

sumber : blog-artikel-menarik.blogspot.com

TIDUR BAYI BERHUBUNGAN ERAT DENGAN OBESITAS

TEMPO Interaktif New York: Tidur konsisten sejak bayi ternyata berhubungan dengan berat badan ketika dewasa. Peneliti menemukan hubungan erat ini, ketika mengamati 1000 orang sejak bayi sampai usai 32 tahun.

Dalam penelitian ditemukan, bahwa ketika masa kecilnya kurang tidur atau tidak konsisten jam tidurya, maka ketika dewasa cenderung mengalami masalah obesitas.

Dr Robert John Hancox dalam penelitian ini mengatakan kebiasaan tidur awal akan berpengaruh langsung pada berat badan pada rentang waktu yang panjang. “Meskipun kita tidak dapat membutikan apa penyebabnya dan hubungannya, tapi studi ini membuktikannya.”

Hancox dengan peneliti lainnya di Uiversitas Otago di Dunedin, Selandia Baru, telah melaporkan penelitian ini di Jurnal Pediatric.

Angka penelitian ini menyebutkan kebiasaan tidur yang tidak teratur pada anak dan orang dewasa beresiko pada kelebihan berat badan. Bagaimanapun, ini penelitian pertama untuk menunjukkan hubungan yang panjang antara tidur dan resiko obesitas, papar Hancox.

Penelitian ini menunjukkan 1,037 laki-laki dan wnita yang diikuti sejak kelahiran mereka, antara 1972 dan 1973, sampai usia 32 tahun. Ketika partisipan berusia 5, 7, 9, dan 11 ahun, orang tua mereka melaporkan kebiasaan waktu tidur dan bangun.

Pada umumnya, lanjut Hancox, ketika masa kanak-kanak waktu tidurnya berkurang, maka berat badanya rata-rata justru naik. Orang dewasa yang waktu kecilnya kurang tidur –rata-ratakurang dari 11 jam pada saat tidur malam-- pada umumya mempunyai berat badan berlebih.

“Yang penting, ini bukan karena anak yang kurang tidur, badannya tumbuh lebih pendek saat dewasa,” lanjut Hancox. “Dengan kata lain, masa kanak-kanak yang tidak cukup tidur menunjukan konsekuensi dalam jangka waktu yang lama.”

Penemuan ini, menurut para peneliti, disarankan untuk mengontrol berat badan anak sebagai alasan lain agar mau tidur dengan baik. Para ahli pada umumnya merekomendasi bahwa anak-anak usia 5-12 tahun, tidur sekitar 11 jam setiap malam, sedangkan remaja tidur antara 8,5 jam – 9-5 jam.

Sumber : Tempo, 06 November 2008

Jumat, Oktober 24, 2008

Buku Buat Anak




Tak banyak yang sadar, antara ayah, anak dan buku punya hubungan khusus yang sangat esensial.

Anda seorang ayah dan sangat peduli dengan pendidikan si buah hati? Bukanlah sesuatu yang aneh jika tak sedikit ayah masa kini sangat peduli dengan kebutuhan anak. Tak hanya itu, mereka sangat menikmati keterlibatannya meningkatkan kecerdasan si kecil.

Ayah, sang guru

Studi yang dilakukan ahli-ahli di negara maju memperlihatkan adanya pergeseran peran ayah dibanding beberapa dekade lampau. Dari sini, masyarakat maju melanjutkan studi untuk melihat lebih spesifik pergeseran yang sebenarnya terjadi. Wassilios E. Fthenakis , seorang peneliti di Jerman baru-baru ini membuat studi besar tentang ayah. Upayanya didukung oleh pemerintah Republik Federal Jerman, khususnya Kementerian Keluarga.

Cukup mencengangkan bahwa para ayah modern di Jerman tak lagi menerjemahkan tugas utamanya sebagai pencari nafkah. Mereka mengidentikkan tugas utama sebagai pendidik keluarga, terutama pendidik anak-anak. Ini diwujudkan dengan kepedulian para ayah pada pendidikan anak-anak serta terlibat langsung dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak.

Artinya, ayah-ayah di Jerman tak hanya suka terlibat kegiatan mengganti popok dan memandikan bayi. Mereka juga sangat menikmati kegiatan mengajarkan PR atau membacakan buku cerita pengantar tidur. Tak pelak lagi, buku menjadi sarana paling efektif mendampingi ayah “si pendidik”.

Kreatif bersama buku

Bagaimana cara ayah menjadi sahabat anak dalam mempelajari segala hal baru melalui buku? Membacakan cerita untuk anak tidak sama dengan membaca laporan keuangan atau proposal proyek: datar, berkesinambungan dan serius. Seni membacakan buku untuk anak terletak pada cara membaca yang menarik, intonasi naik-turun, ekspresi bercerita dan improvisasi. Sebab, bahasa buku kurang hidup kalau dibacakan secara monoton, meskipun gambarnya menarik.

Selain membacakan cerita dengan cara menarik, Anda dapat memberi ‘bumbu’ dengan menyisipkan kejutan. Misalnya, dengan gerakan menerkam si kecil, saat Anda sedang bercerita tentang harimau yang menerkam rusa. Bisa juga ayah melibatkan fantasi dan imajinasi untuk menambah seru jalannya cerita.

Kejutan tak hanya disenangi anak! Menurut penelitian, kejutan ( surprise ) akan mencerdaskan anak karena merangsang tumbuh kembang otak. Tetapi pada dasarnya, tak hanya anak yang memperoleh manfaat dengan membacakan buku secara menarik. Sebagai “guru”, ayah juga semakin mengenal si kecil.

Buku tak hanya berguna untuk dibacakan. Buku cerita anak atau ensiklopedia anak dapat menjadi sumber inspirasi untuk kegiatan bermain. Ada juga ayah yang malas membacakan buku dan lebih suka aktivitas bermain dengan si kecil. Untuk tipe ayah seperti ini, jangan kecil hati. Tetaplah mencari buku yang kira-kira dapat menggugah Anda dan si kecil berinteraksi bersama dalam permainan. Bukankah ini juga cara kreatif menghadirkan buku dalam kehidupan anak sejak dini?

sumber : Andi Maerzyda A. D. Th. (www.ayahbunda.online.com)

Hiperaktif, “Anak Nakal” yang Butuh Pertolongan




Anak yang lasak bergerak sering dicap nakal. Padahal, mungkin saja ia bukan sembarang nakal tapi ada gangguan…

Memasuki usia 4 tahun, polah Rio benar-benar membuat orang tuanya kewalahan. Ia lasak bergerak. Seolah-olah tidak kenal arti lelah. Juga, teman atau anak sebayanya sering menangis setelah ‘disapa’ Rio. Ia pun dijauhi dan mendapat cap anak nakal.

‘Nakal’ seperti Rio adalah ciri dari anak yang menderita Attention Deficit Hiperactive Disorder (ADHD) atau Gangguan Pemusatan Perhatian & Hiperaktivitas (GPPH). Dan, hubungan sosial si penderita dengan lingkungannya memang kerap jadi terganggu.

Masalahnya, jumlah penderita ADHD di Indonesia cenderung terus meningkat. Mengapa?

Bisa cuma aktif

Balita Anda kelihatan aktif? Sebenarnya, itu wajar-wajar saja. Karena, inilah usia di mana anak sedang giat-giatnya mengeksplorasi lingkungannya. “Dalam rentang usia itu, balita berada dalam fase otonomi atau mencari rasa puas melalui aktivitas geraknya. Tapi, kalau ia terlalu aktif atau malah hiperaktif, tentu saja ini tidak wajar!” tegas dr. Dwijo Saputro, psikiater anak dan Pimpinan “SmartKid”, klinik perkembangan anak dan kesulitan belajar di Jakarta.

Farhan, presenter kondang, langsung menyadari kalau anak sulungnya, Ridzky (5 tahun), kelewat aktif. “Kalau lagi senang, ia sering memutar-mutarkan badannya, berteriak-teriak, lari ke sana-sini, serta lari berputar-putar mengelilingi sebuah benda. Kalau dia senang dengan suatu gambar, langsung deh gambar itu dirobek-robek,” katanya.

Namun, Kristi Meisenbach Boylan , penulis yang tinggal di Texas, Amerika Serikat, mengaku agak kaget juga ketika dihadapkan pada kenyataan anak keduanya, Brandan , termasuk anak dengan kebutuhan khusus. Padahal, awalnya ia mengira Brandan hanya agak aktif saja.

Lalu, kapan anak disebut hiperaktif? “Terus terang, tidak ada alat ukur yang bersifat obyektif dan tegas untuk menentukannya. Karenanya, para ahli sepakat menentukan sejumlah kriteria yang menjadi ciri khas. Dan, sebelum memastikannya, akan dilakukan diagnosa berdasarkan panduan sejumlah kriteria yang dibuat oleh Perhimpunan Psikiater Anak di Amerika Serikat, yakni Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders ( DSM). Yang terbaru saat ini adalah DSM Seri 4,” jelas dr. Dwijo yang mengambil spesialisasi psikiatri dari Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, tahun 1983.

Untuk gampangnya, ADHD bisa digolongkan menjadi beberapa tipe. Kalau anak memiliki kriteria konsentrasi buruk dan hiperaktif, maka gangguannya disebut ADHD tipe kombinasi. Jika kriterianya sulit berkonsentrasi, anak termasuk penderita ADHD tipe sulit konsentrasi. Lalu, anak yang menunjukkan perilaku hiperaktif dan impulsif saja tergolong sebagai penderita ADHD hiperaktif-impulsif. “Kadang-kadang, ada juga anak yang sekilas kriterianya mirip ADHD. Tapi, setelah diperinci satu demi satu, ternyata tidak ada yang cocok. Nah, ini termasuk ADHD tidak tergolongkan,” jelas dr. Dwijo.

Usia 3, 5 - 7 tahun yang rawan

Sebenarnya, gangguan ADHD tidak begitu sulit dideteksi. Karena, ciri-cirinya begitu khas; yakni sulit berkonsentrasi dan hiperaktif maupun impulsif pada setiap situasi. Dan, gangguan perilaku itu kerap menyebabkan anak gagal melakukan aktivitas dalam kehidupan sehari-harinya.

Meski begitu, Anda tidak bisa begitu saja mengatakan kalau si kecil Anda pasti menderita ADHD, semata-mata ‘bermodalkan’ ketiga ciri utama itu. Balita Anda masih harus memiliki enam dari sembilan kriteria yang ditetapkan dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (lihat boks “Beberapa Kriteria Anak ADHD”).

Ketiga ciri utama ADHD sebenarnya sudah bisa diketahui sebelum anak berusia tujuh tahun. Tepatnya, menurut dr. Dwijo, antara usia 3,5 - 7 tahun. Tapi, ada juga anak yang gangguan ADHD-nya sudah terlihat pada umur 1,5 - 2,5 tahun.

Gangguan ini terbukti diwariskan secara genetik. “Dan, kebanyakan penderitanya adalah anak laki-laki. Kalau mau dibuat perbandingan, kira-kira 2-6 kali lebih banyak ketimbang anak perempuan,” tambah dr. Dwijo.

Ketidakberesan otak

Sejumlah penelitian telah dilakukan oleh para ahli di berbagai pelosok dunia untuk menyingkap penyebab pasti gangguan ini. Bahkan, para ahli telah menggunakan peralatan paling mutakhir untuk melakukan pencitraan otak. Misalnya, Positron Emission Tomography (PET), Single Photon Emission Computed Tomography (SPECT), serta Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Akhirnya, barulah diketahui memang ada yang salah pada otak anak ADHD. “Kelainan pada otak ini bisa terjadi di bagian depan otak, namun bisa pula terjadi pada senyawa kimia penghantar rangsang atau neurotransmitter. Khususnya, dari jenis dopamin dan norepinefrin, ” jelas dr. Dwijo. “Otak anak penderita ADHD, khususnya otak kanan, memiliki ukuran yang lebih kecil,” tambah dr. Dwijo.

Minum obat atau tidak?

Sebenarnya, penanganan penderita ADHD bisa dilakukan dengan beberapa cara. Hanya saja, karena ‘biang keladi’ dari gangguan ini adalah otak, mau tidak mau penanganannya ya dimulai dari otak.

Menurut, dr. Dwijo, yang juga Koordinator Pelatihan Psikiatri di RS Graha Medika, Jakarta, “Khusus penderita ADHD yang masih berusia di bawah lima tahun, biasanya ia diterapi perilaku dulu. Bentuk terapinya bisa berbeda-beda, karena sifatnya benar-benar case by case . Terapi ini bisa juga dilakukan oleh orang tua. Tentunya, setelah orang tua mendapat bimbingan dari psikiater anak. Bila terapi ini tidak membuahkan hasil, barulah obat diberikan.”

Ini yang terjadi pada Ridzky, anak Farhan. Sebagai penderita autis dengan spektrum ADHD, ia harus menjalani dua macam terapi. Pertama, ABA ( Applied Behavioral Analysis), yaitu terapi yang meminta dia mengikuti semua aturan yang diberikan. Dalam setiap aturan, ada punishment dan reward. Kedua, SI ( Sensory Integration), yakni terapi untuk merangsang impuls sensorinya, sehingga dia dapat mengkoordinasikan gerakan otot tubuh sesuai perintah dari otak.

Obat, biasanya, diberikan belakangan karena hingga kini terapi obat masih banyak menimbulkan kontroversi di kalangan ahli. Apakah pemberian obat tidak akan menyebabkan ketergantungan nantinya? “Memang dosis obat tergantung pada seberapa ‘salah’ otak si penderita ADHD. Dan, tidak tertutup kemungkinan, ia akan terus minum obat sampai dewasa. Meski begitu, biasanya dokter sudah memperhitungkan secara akurat dosis obat yang sesuai bagi pasiennya,” kata dr. Dwijo.

Kekhawatiran terhadap efek samping terapi obat juga sempat dirasakan oleh Kristi, “Sebelum Brandan didiagnosa, kami selalu menghindari penggunaan obat-obatan. Sehingga, begitu dokter memberi beberapa jenis obat sebagai terapi, wah benar-benar seperti mimpi buruk!”

Kristi, yang menulis seluruh pengalaman hidupnya selama merawat Brandan dalam buku “Born to be Wild, Freeing the Spirit of the Hyperactive Child” melanjutkan, “Setelah Brandan menunjukkan gejala efek samping dari pemakaian obatnya, yakni muntah-muntah, kami memutuskan untuk menghentikan semua terapi obat ketika ia berusia delapan tahun. Sekarang, di usianya yang ke-12, Brandan sudah sepenuhnya bebas dari pengaruh efek samping obat-obatan.”

Orang tua musti kompak

Yang pasti, penanganan anak penderita ADHD, baik dalam bentuk terapi perilaku maupun terapi obat, tidak akan memberikan hasil yang optimal bila tidak ditunjang oleh sikap kedua orang tuanya. Kristi, misalnya. Ia dan suaminya ingin Brandan bebas dari segala obat-obatan, sekaligus membiarkan Brandan menjadi dirinya sendiri. Untuk yang terakhir ini, mereka sengaja memindahkan Brandan dari sekolah khusus ke sekolah umum. “Di sekolah baru, gurunya tahu benar cara bersikap dan bertindak terhadap anak-anak seperti Brandan. Brandan juga jadi happy ,” kata Kristi.

Sehubungan dengan ini, dr. Dwijo mengingatkan, “ADHD adalah satu-satunya gangguan perilaku yang paling mudah ditangani dan bisa diobati. Makanya, penanganan harus sedini mungkin. Dan, ini dimungkinkan bila Anda dan pasangan cepat tanggap dan menyadari bahwa perilaku si kecil berlebihan. Dari sini, segeralah berkonsultasi pada ahlinya.”

7.000 Kasus Baru

Di Amerika Serikat, sekitar 2-10% populasi anak sekolah menderita ADHD. Sementara di Indonesia, dalam populasi anak sekolah, ada 2-4% anak yang menderita ADHD. Namun, di kota-kota besar, seperti Jakarta, persentasenya bisa lebih tinggi lagi. Minimal ada lebih dari 10% anak penderita ADHD. Dan, yang agak memprihatinkan adalah, diperkirakan akan ada sekitar 7.000 kasus baru setiap tahunnya!

Beberapa Kriteria ADHD

Kriteria sulit konsentrasi :

1. Sering melakukan kecerobohan atau gagal menyimak hal yang rinci dan sering membuat kesalahan karena tidak cermat.
2. Sering sulit memusatkan perhatian secara terus-menerus dalam suatu aktivitas.
3. Sering tampak tidak mendengarkan kalau diajak bicara.
4. Sering tidak mengikuti instruksi dan gagal menyelesaikan tugas.
5. Sering sulit mengatur kegiatan maupun tugas.
6. Sering menghindar, tidak menyukai, atau enggan melakukan tugas yang butuh pemikiran yang cukup lama.
7. Sering kehilangan barang yang dibutuhkan untuk melakukan tugas.
8. Sering mudah beralih perhatian oleh rangsang dari luar.
9. Sering lupa dalam mengerjakan kegiatan sehari-hari.

Kriteria hiperaktif dan impulsif:

1. Sering menggerak-gerakkan tangan atau kaki ketika duduk, atau sering menggeliat.
2. Sering meninggalkan tempat duduknya, padahal seharusnya ia duduk manis.
3. Sering berlari-lari atau memanjat secara berlebihan pada keadaan yang tidak selayaknya.
4. Sering tidak mampu melakukan atau mengikuti kegiatan dengan tenang.
5. Selalu bergerak, seolah-olah tubuhnya didorong oleh mesin. Juga, tenaganya tidak pernah habis.
6. Sering terlalu banyak bicara.
7. Sering terlalu cepat memberi jawaban ketika ditanya, padahal pertanyaan belum selesai.
8. Sering sulit menunggu giliran.
9. Sering memotong atau menyela pembicaraan.

Obat Menyebabkan Ketergantungan?

Masih ada pro dan kontra seputar hal ini. Meski begitu, tidak ada salahnya bila Anda menyimak uraian Robert D. Hunt, dari National Institute of Mental Health , Amerika Serikat.

Dalam artikelnya di Pediatric Annals , edisi Maret 2001, ia menguraikan, prinsip dasar obat-obatan yang diberikan untuk terapi penderita ADHD adalah memanipulasi senyawa-senyawa kimia yang menjadi bahan baku pembentuk neurotransmitter yang terganggu, sehingga mendekati kondisi normal. Nah, bila manipulasi dilakukan sejak usia dini, diharapkan tubuh penderita lama kelamaan akan mampu mengurangi ketergantungannya pada obat.

Tips agar si Kecil Tenang

1. Lingkungan rumah tenang.
2. Suasana kamar teduh.
3. Terapkan aturan dengan tegas.
4. Sediakan ruangan untuk santai.
5. Biasakan anak mengekspresikan emosinya dalam bentuk tulisan atau gambar.
6. Piknik ke tempat yang indah dapat membantu si kecil menanamkan hal-hal positif di dalam pikiran.
7. Aturlah pola makan. Hindari konsumsi gula dan bahan makanan berkadar karbohidrat tinggi.
8. Ajari anak untuk berlatih menenangkan diri sendiri. Caranya, menarik napas dalam-dalam, lalu menghembuskannya melalui mulut. Ulangi beberapa kali.

www.ayahbunda-online.com